|
Modifikasi pada Tunner untuk Menyetem Angklung |
| Written by Anugrah Sabdono S., on Thursday, 03 April 2008 |
| Average user rating |
(0 vote) |
|
| Views |
2629  |
|
Menyetem atau menala angklung adalah suatu hal yang dapat dibilang gampang-gampang susah. Pada proses penyeteman sebuah tunner merupakan salah satu alat yang penting. terutama bagi orang yang memiliki telinga kurang peka.Tunner yang ada di pasaran bekerja dengan cara menangkap tekanan suara dari angklung saat dibunyikan. Saat ini sedang dicoba dilakukan modifikasi pada tunner sehingga yang ditangkap bukanlah suara dari angklung tetapi getaran dari angklung. Caranya adalah dengan menggunakan sensor yang terbuat dari piezoelektrik. Sensor ini adalah sensor getaran yang nantinya akan ditempelkan pada tabung angklung. Sensor ini mengeluarkan output berupa arus dan kemudian arus inilah yang akan diolah agar kita dapat mengetahui frekuensi dari getaran tersebut. Saat ini sedang dicoba apakah sistem tersebut dapat diaplikasikan. Sistem yang sedang dicoba saat ini adalah dengan sensor yang dijelaskan tadi dan dengan komputer yang didalamnya sudah diinstal software untuk mengenali frekuensi. Apabila berhasil sensor ini tidak hanya dapat dipake untuk meyetem angklung tetapi juga untuk menyetem alat musik membran seperti timpani atau bass drum.
Users' Comments (23)  |
|
|