Written by Muhamad Husen Ali, on Wednesday, 18 February 2009
Average user rating
(0 vote)
Views
1823
The Venue Concert Hall menjadi saksi bisu kemegahan Konser Orkestrasi Angklung VII (KOA VII) yang digelar oleh Keluarga Paduan Angklung SMA Negeri 3 Bandung (KPA3). Konser angklung berskala besar ini adalah yang ke tujuh kalinya dalam rangkaian Konser Orkestrasi Angklung. Konser kali ini mengambil tema cinta universal. Dalam konser ini KPA3 membawakan berbagai repertoar-repertoar terbaik sepanjang masa.
Konser yang dihadiri oleh Bapak Gubernur Jawa Barat beserta keluarganya ini terbagi dalam dua verse. Lagu Gone With The Wind yang merupakan salah satu lagu dalam Medley Cinema Amoroso menjadi pembuka konser ini. Selanjutnya, masih dalam Medley Cinema Amoroso, KPA3 memainkan berbagai lagu soundtrack film-film romantis dari mulai Moon River hingga Ayat-ayat Cinta. Setelah itu, lagu Biru dan L.O.V.E mengalun mengiringi orang-orang yang sedang berdansa di panggung dan dilanjutkan dengan lagu Juwita Malam.
Seluruh tim keluar meninggalkan panggung dan Tim Angklung Chamber Orkestra (ACO) masuk. ACO ini adalah sebuah inovasi baru di KPA3 dimana tim yang bermain angklung hanya terdiri dari 15 orang saja. Tim ACO memainkan lagu Andai Ia Tahu, Tak Sebebas Merpati, dan Untukku yang masing-masing dimeriahkan dengan tarian geisha, tarian pita, dan tarian jawa.
Memasuki sesi Under The Moonlight, tim yang terdiri dari siswa kelas 2 (termasuk saya) masuk kembali. Dalam sesi ini, tim dt1 memainkan lagu Claire de Lune dan Yue Liang Dai Biao Wo De Xin yang masing-masing diiringi oleh puisi berbahasa Perancis (dibacakan oleh Hugo) dan Cina (dibacakan oleh Martha Viona Sentosa). Selajutnya tim ini memainkan Nessun Dorma dan Nirmala yang masing-masing diiringi penyanyi Eldiansyah Denir Lubis dan Evie Nurfidianti serta violist Eko Manalu. Saat sebelum memainkan lagu Nessun Dorma, sang penyanyi sempat terjatuh dari panggung karena kondisi panggung yang gelap. Tetapi sang penyanyi dapat kembali bernyanyi dengan baik dan mengeluarkan suara emasnya. Selesailah verse 1 : “Meretas Batas, The Journey of Love”.
Verse 2 : “Merengkuh Waktu, Rasa Cinta” dimuali dengan Chamber Choir dari Cholocate Rain Male Singer (Imam Bambang Bayeri kristianto, Nur Fuad Tsabit Imanana, Eldiansyah Denir Lubis, dan Jimmu Merari). Selanjutnya tim dt2 dan dt3 memainkan lagu Broken Vow serta I Have Nothing dan disambung dengan Disney Love medley yang terdiri dari 8 lagu soundtrack film-film disney. Kemudian dilanjutkan dengan lagu Yang Terbaik Bagimu.
Menjelang sesi Dalam Hati Manusia, tim dt1 masuk bergabung dengan dua tim lainnya. Sesi ini dimulai dengan dt3 yang memainkan Homme, medley lagu The Long And Winding Road serta Takkan Terganti yang diiringi Burhanudin Sutisna dan Eldiansyah Denir Lubis sebagai penyanyi. Lalu Anggia Utami Dewi bersama Poppy Drei bernyanyi mengiringi dt2 memainkan lagu My Valentine dan Hanya CInta Yang Bisa dalam rangkaian lagu Elle. Dalam rangkaian Due, dt1 memainkan lagu Way Back Into Love dan Something Stupid.
Tak terasa konser sudah memasuki sesi terakhir, sesi Agape. Sesi Agape terdiri dari medley lagu Usah Kau Lara Sendiri, Stand Up For Love, The Greatest Love Of All, dan Kemenangan Hati yang diiringi oleh kelima penyanyi dalam KOA VII. Selesai memainkan lagu terakhir, penonton bertepuk tangan dan meminta encore. Setelah beberapa saat, KPA3 pun memainkan lagu Cintaku dan Mahadaya Cinta yang menjadi penutup Konser Orkestrasi Angklung VII.
Acara ini terseleggara atas dukungan dari Wall’s, PT Perkebunan Nusantara VIII, Unilever, Bank Mandiri, Nestle, Slai O’Lai, Permen Kiss, BNI 46, Mustika Ratu, Pemerintah Kota Bandung, PDAM Kabupaten Bandung, The Venue Concert Hall, dan para donatur yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Media partner KOA VII adalah Oz FM Bandung, Rase FM, KLCBS, CBL, STV Bandung, Metro TV, 99ers Magazine, Grey Magazine, Harian Seputar Indonesia, Media Indonesia, dan Skaters.